NEWS
Politik Kemeja Hijau: Syaifullah Tamliha Hadiri Acara Internal PKB
BAKAWAL, Banjarbaru - Panggung politik nasional kembali dihangatkan oleh manuver mengejutkan dari kader senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Syaifullah Tamliha. Di tengah kemelut internal yang terus mendera partai berlambang Ka'bah tersebut, anggota DPR RI 2009-2024 ini melempar sinyal politik paling terang-terangan: siap hengkang dari "perahu" yang selama ini turut dibesarkannya.
Isyarat kepindahan itu terlihat nyata ketika Syaifullah hadir dalam acara pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Sabtu (24/10/2026).
Kehadiran Syaifullah bukan sekadar tamu undangan biasa. Datang atas undangan langsung Ketum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), ia tampil simbolis mengenakan kemeja hijau polos. Tanpa atribut maupun lambang partai apa pun, termasuk lambang Ka'bah.
"Tadi malam saya buka-buka lemari, ada baju yang seperti ini. Bajunya kan tidak ada lambangnya," ujar Syaifullah saat ditemui di lokasi acara.
Syaifullah tak menutupi bahwa friksi dan kisruh berkepanjangan di internal partainya menjadi pemicu utama keretakan loyalitas politiknya. Rasa gerah atas kegaduhan yang tak berkesudahan membuatnya mulai melirik opsi koalisi baru.
"Kemungkinan saya akan pindah perahu. Saya melihat PPP bertengkar melulu, tidak habis-habisnya," tegasnya.
Di balik kemunculannya di forum internal PKB, komunikasi strategis antarelite sejatinya telah terbangun cair. Syaifullah mengonfirmasi bahwa penjajakan politik dengan jajaran pimpinan pusat PKB telah berjalan secara intensif.
Bahkan, tawaran terbuka untuk bergabung ke partai berlogo bola dunia tersebut telah dilayangkan berulang kali kepadanya. Kedekatan historis ini dinilai wajar, menginat Syaifullah memiliki rekam jejak andil dalam membantu pendirian PKB di Kalsel pada awal era reformasi. Ditambah ikatan emosional sebagai sesama senior Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama Cak Imin.
Meski sinyal politiknya sudah sangat kasat mata, Syaifullah memilih masih mengunci rapat perahu politik pilihannya. Ia meminta publik bersabar menanti dinamika hingga mendekati tahapan kontestasi elektoral mendatang.
"Ya, itu nanti kan ada pengumuman nanti di pileg. Lihat saja nanti," ucapnya.
Sebagai penutup, Syaifullah mengonfirmasi bahwa keputusan final ihwal arah haluan politiknya akan segera difinalisasi melalui lobi-lobi tingkat tinggi di ibu kota.
"Biasalah, di politik nanti akan kita selesaikan di Jakarta dalam waktu yang sesingkat-sesingkatnya," pungkasnya.
Dukungan Pembaca
Suka dengan artikel ini?
Dukungan Anda membantu tim redaksi terus menghadirkan jurnalisme independen dan berkualitas.
Beri Apresiasi
Pilih atau masukkan nominal kontribusi Anda.
Atau Masukkan Nominal Lain:
Rp
Editor:
TIM REDAKSI
TIM REDAKSI